News

Kapolrestabes Bandung Kombes Budi Sartono, Andir Kita Jadikan Role Model Gerakan Lawan Narkoba di Bandung

POLRESTABES BANDUNG, Polda Jabar – Polisi memperkuat gerakan perlawanan terhadap peredaran narkoba di Kota Bandung, Jawa Barat. Kecamatan Andir kini ditetapkan sebagai percontohan upaya kepolisian memerangi peredaran barang haram tersebut di lingkungan masyarakat.

Kapolrestabes Bandung Kombes Budi Sartono mengatakan selama enam bulan menjabat, telah meringkus sebanyak 112 tersangka. Dari penangkapan tersebut, disita 4,8 kilogram sabu, 12,6 kilogram ganja, 5 kilogram tembakau sintetis, 222 butir ekstasi, 1.520 butir psikotropika dan 31.685 butir obat keras.

Masalahnya, Kecamatan Andir masuk zona merah selama 4 tahun terakhir dengan 38 laporan. Disusul Kecamatan Kiaracondong dan Sukajadi 36 laporan, Coblong 35 laporan, Batununggal 34 laporan dan Bojongloa Kaler 31 laporan.

“Semenjak saya menjabat, selama enam bulan mengungkap 78 kasus dengan tersangka 112. Ini menandakan dalam enam bulan, peredaran narkoba cukup banyak dan meresahkan,” katanya usai peresmian Lembur Cepot Juara Kelurahan Kebon Jeruk Bebas dari Narkoba di Kecamatan Andir, Kota Bandung, Senin (4/9/2023).

Karena masuk zona merah peredaran narkoba, polisi kemudian menggagas Lembur Cepot (Cepat, Efektif, Proaktif tanpa pamrih) Juara di Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung. Nantinya, Kelurahan Kebon Jeruk akan menjadi role model untuk wilayah lain dalam upaya memerangi peredan narkoba. (Cs) Polres Pangandaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Mohon matikan adblok terlebih dahulu.....